Jumat, 26 Februari 2010

5 kesalahan besar

Pernikahan yang indah tentunya impian banyak wanita. Banyak wanita yang menggantungkan harapan tinggi pada pernikahan tanpa melihat kenyataan. Kesalahan pun dilakukan dan kadang kala membuat rasa kecewa yang besar.

Untuk itu, ketahui kesalahan umum kaum wanita ketika mereka akan menikah. Tentunya, agar Anda tidak terjebak didalamnya dan melakukan kesalahan yang bisa berdampak negatif pada kehidupan pernikahan kelak.

1. Berpikir akan hidup bahagia selamanya. Sisi romantis wanita memang lebih besar dibandingkan pria. Dari kecil kita kita dijejali cerita putri dan pangeran yang berakhir menikah dan hidup bahagia selamanya. Jangan menggangap pernikahan adalah ujung dari kebahagiaan, tetapi merupakan proses pembelajaran dan saling mengenal.
Mempertahankan pernikahan merupakan kerja keras dan berpikirlah lebih realistis. Presentasenya adalah 20% kebahagiaan, 30% kepuasan dan 50% kerja keras.

2. Percaya bisa mengubah pasangannya ketika menikah. Wanita memiliki kecenderungan ingin mengubah pasangannya sesuai kualifikasinya dan sering berpikir “Dia pasti bisa berubah”. Secara tidak sadar, wanita sering mengungkapkan pada calon suaminya tentang kriteria pasangan idamannya. Hal tersebut tidak akan berhasil.

Jika Anda memaksa atau meminta pasangan Anda untuk berubah malah bisa menimbulkan masalah dalam hubungan. Cobalah menerima kekurangannya dan jika memang ada yang harus berubah itu karena kemauannya bukan karena paksaan Anda.

3. Kehilangan identitas. Jika Anda sangat bergantung pada pasangan sebaiknya segera ubah sikap Anda. Ketergantungan Anda bisa menjadi bumerang. Bahkan, nantinya bisa berkembang menjadi persoalan besar bagi kehidupan pernikahan dan membuat Anda kehilangan identitas diri. Ingatlah kalau sebuah hubungan itu saling melengkapi. Meminta pendapat pasangan memang penting tetapi tidak semua hal harus Anda gantungkan pada pasangan. Anda juga harus memiliki sikap mandiri dan tidak melulu mengandalkan pasangan.

4. Tidak membicarakan masa depan secara detail. Membicarakan masa depan secara detail harus dilakukan pada semua pasangan yang akan menikah. Mulai dari kesalahan apa yang tidak bisa ditolerir misalnya perselingkuhan, lalu jumlah anak, tempat tinggal, apakah nantinya Anda akan tetap bekerja, pembagian tanggung jawab, hal-hal tersebut harus disepakati sebelum menikah. Bicarakan juga prioritas, tujuan dan mimpi-mimpi Anda dalam membentuk rumah tangga. Usahakan, untuk memiliki target dalam 20 tahun mendatang. Hal-hal tersebut bisa menentukan apakah rumah tangga anda akan bahagia atau penuh konflik.

5. Menikah hanya karena cinta. Cinta bukanlah alasan yang cukup untuk menikah, kita dapat jatuh cinta karena beragam alasan. Dan, belum tentu pria yang kita cintai akan menjadi pasangan yang baik. Anda perlu menemukan partner untuk bisa diajak bekerjasama seumur hidup dan ketahui sejauh apa pasangan Anda bisa diajak kerjasama untuk membentuk sebuah rumah tangga.
• VIVAnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar